ANALISIS PENGEMBANGAN MODEL HUTAN TANAMAN INDUSTRI POLA MOSAIK DENGAN PENDEKATAN PROGRAM LINIER : Suatu Gagasan Pendekatan untuk Daerah Padang Lawas, Sumatera Utara

B D Nasendi, Hasanudin Hasanudin, lwan Nugroho, Mulyaningrum Mulyaningrum, O K Karyono, Tryono Tryono, Abdul Murod, Walpen Sipayung

Sari


A Study of Industrial Plantation Forest model in Padang Lawas, North Sumatera using new concept of HTI (HTI - Mozaic) as HTI - Mix cropping or HTI - agroforestry, as it is not only for wood production but also for agriculture (Horticulture Crop) and grass for cattle was conducted.

Optimal solution using Linear Programming approach shows that plant composition of

Industrial Plantation Forest-Mozaic development in Padang Lawas area are; shorea (10000 ha )

, albizia (6914 ha), akasia (9375 ha), palm oil (4757 ha), king grass and brachiaria (2499 ha ). Shorea has a highest shadow price and critical constraint, so the increase in land allocation for shorea will be profitable. Furthermore, post-optimal analysis indicates that land area for shorea is increased double, profit will also increase about Rp 49,361 billions. While for other commodities solutions are relatively stable.


Kata Kunci


Linear Programming; Industrial Plantation Forest; Mozaic System; Padang Lawas; North Sumatera

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anwar, A. 1994. Diktat Kuliah Ekonomi Sumberdaya. Jurusan PWD-IPB, Bogor.

Badan Litbang Kehutanan. 1993. Prosiding Diskusi sifat dan kegunaan jenis kayu HTI. Departemen Kehutanan, Jakarta.

Departemen Kehutanan. 1994. Statistik Kehutanan Indonesia Tahun l 992-1993. Sekjen Departemen Kehutanan - Biro Perencanaan, Jakarta.

Dinas Peternakan (Disnak). 1995. Statistik Peternakan di Sumatera Utara. Pemda Propinsi Sumatera Utara, Medan.

Dinas Perkebunan. 1995. Data Statistik Perkebunan di Sumatera Utara. Pemda Propinsi Sumatera Utara, Medan.

Harahap, R. 1995. Seleksi Jenis Pohon di Kelompok Hutan Padang Lawas. Buletin Penelitian Kehutanan B (1) : 11 - 26. BPK - Pematang Siantar.

Jefferson dan Rohayati. 1990. Upaya Meningkatkan Usaha Karet Alam Indonesia. Forum Agroekonomi, PSE Bogor.

Kartodihardjo, H. 1995. Kegagalan Teori Rente Ekonomi Hutan. Prisma Vol.2, pp. 43 - 60.

Lis Riswati. 1994. Analisis Finansial dan Ekonomi Pengusahaan Hutan Pinus Merkusii jungh-et de Vriese di BKHP Sagaranten, KPH Sukabumi, Jawa Barat. Fakultas Pertanian - Jurusan Sosek IPB.

Nasendi, B.D. 1995a. HTI-Mosaik : Suatu Model lnvestasi Hutan Berpendekatan Holistik. Makalah Utama Diskusi Hasil Penelitian Kehutanan, 27-29 Nopember, Parapat. Pusat Penelitian Kehutanan Pematang Siantar, Aek Nauli, Sumatera Utara.

. 1995b. Pengembangan Model HTI-Mosaik Dalam Rangka Menghadapi Tantangan Sosio-Kultural, Ekonomi-Finansial Dan Teknis- Biofisik Lingkungan Secara Holistik. Badan Litbang Kehutanan, Departemen Kehutanan.

. dan A.Anwar. 1985. Program Linear dan Variasinya. Penerbit PT. Gramedia, Jakarta.

Rendra. 1994. Optimasi Pengalokasian Areal Peruntukan Bagi Jenis-Jenis Tanaman Pada Hutan Tanaman lndustri : Studi Kasus di HTI Batuampar. Tesis Sarjana IPB (Tidak dipublikasikan).

Rismawan. 1994. Studi Ekonomi Tumpangsari pada Daerah Penyangga Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat. Institut Pertanian Bogor.

Team Penelitian Gabungan Litbanghut. 1995. Analisa Sosio-Kultural, Finansial dan Ekonomis Pengusahaan HTI di Padang Lawas, Sumatera Utara. P3HH & Sek Bogor dan Balai Litbanghut Pematang Siantar, Aek Na Uli.

Warta. 1995. Penelitian Kelapa Sawit. Pusat Penelitian Kelapa Sawit - Asosiasi Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Indonesia (AP31).

Wijaya. 1995. Optimalisasi Luas Areal Kelas Perusahaan Hutan. Studi Kasus di Kesatuan Pemangkuan Hutan Garut. Perum Perhutani Unit III Jawa Barat. Institut Pertanian Bogor.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.1996.14.8.291-307

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.