PEMBUATAN BRIKET ARANG DARI CAMPURAN KAYU, BAMBU, SABUT KELAPA DAN TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF

Djeni Hendra

Sari


Dalam tulisan ini dikemukakan hasil penelitian pembuatan briket arang dari campuran kayu, bambu, sabut kelapa dan tempurung kelapa. Proses pengarangan dilakukan dengan menggunakan tungku drum hasil modifikasi. Arang yang diperoleh kemudian digiling sampai berbentuk serbuk kemudian disaring menggunakan saringan 30 - 40 mesh. Arang yang lolos saringan selanjutnya dicampur dengan perekat tapioka kadar 5%. Bahan baku dikempa menggunakan sistem hidrolik manual pada tekanan 30 ton sampai menjadi briket arang, selanjutnya dikeringkan di dalam oven pada suhu 80 °C selama 24 jam.

Briket arang yang dihasilkan pada umumnya dapat menghasilkan sifat fisis dan kimia yang lebih baik jika dibandingkan dengan kualitas bahan bakunya. Kadar air berkisar antara 2,59 - 9 ,31 %, kadar abu 1,75 - 10,47%, kadar zat menguap 13,45 - 19,89%, kadar karbon terikat 67,17 - 75,75%, kerapatan 0,32-0,71 g/cm2, keteguhan tekan 6,57 -18,19 kg/cm3, dan nilai kalor bakar berkisar antara 5.953 - 6.906 ka/g.


Kata Kunci


Briket arang; sampah organik perkotaan; tungku drum hasil modifikasi; tepung tapioka, sifat fisik dan kimia

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abdullah, K. 2002. Biomass Energy Potential and Utilization in Indonesia. Lembaga Peneli- tian dan Pengembangan Masyarakat. Fakultas Teknologi Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Anonim. 1959. Annual Book of ASTM Standards. ASTM D-5 Coal and Coke American Society for Testing and Materials, Philadelphia.

--------. 1984. Annual Book of ASTM Standards. ASTM D-240 Laboratory Sampling and Analysis Coal and Coke. American Society for Testing and Materials. Philadelphia.

Hendra, D. dan G. Pari. 2000. Penyempurnaan Teknologi Pengolahan Arang. Laporan Hasil Penelitian. Pusat Penelitian Hasil Hutan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan. Bogor. (Belum diterbitkan)

Hendra, D. dan I. Winarni. 2003. Sifat fisis dan kimia briket arang campuran limbah kayu gergajian dan sebetan kayu. Buletin Penelitian Hasil Hutan. 21 (3) : 211-226. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan. Bogor.

Indarti. 2001. Country Paper. Indonesia regional seminar on commercialization of biomass technology. 4-8 June, Guangzhou, China.

Lubis, A. dan A. Sugiyono. 1996. Overview of Energy Planning in Indonesia. Technical Committee Meeting to Asses and Compare the Potential Rule of Nuclear Power and Other Option in Alleviating Health and Environental Impacts Electricity Generation, 14-16 October, Vienna,Austria.

Sudradjat. 1994. Pengaruh kerapatan kayu, tekanan pengempaan dan jenis perekat terhadap sifat briket kayu. Jurnal Penelitian Hasil Hu tan. 1 (1): 11-15. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan. Bogor.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2007.25.3.242-255

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.