SIFAT ARANG AKTIF DARI TEMPURUNG KEMIRI

Djeni Hendra, Saptadi Darmawan

Sari


Kemiri merupakan hasil hutan bukan kayu (HHBK) potensial dengan beragam kegunaan, diantaranya yang belum banyak disentuh adalah pemanfaatan tempurung kemiri. Pada umumnya masyarakat menjadikan tempurung kerniri sebagai limbah dan hanya sebagian kecil saja yang memanfaatkannya sebagai pengeras jalan dan lantai rumah. Tempurung kemiri sebenarnya mempunyai prospek sebagai bahan baku pada pembuatan arang aktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat dan kualitas arang aktif dari tempurung kemiri. Tempurung kemiri dibuat arang menggunakan tungku dari drum bekas pakai kapasitas 200 liter yang dimodifikasi, kemudian arang yang dihasilkan direndam dalarn larutan H3PO4 pada konsentrasi 2,5%, 5,0% dan 7,5% selama 24 jam. Selanjutnya di-panaskan dalam retort pada suhu 750°C dan 800ºC. Apabila suhu telah dicapai maka dialirkan uap air panas selama 60 dan 90 menit pada tekanan 4 bar dengan laju alir 1,5 - 2,5 ml/ menit yang sebelumnya melewati ruang pemanas pada suhu 400°C. Arang yang direndam dengan menggunakan larutan H3PO4 2,5%, 5% dan 7,5%, pada suhu 750°C dan 800°C yang dialiri uap air panas selama 90 menit telah menghasilkan daya serap terhadap yodium di atas 750 mg/g (SNI), kecuali pada suhu 750°C yang direndam dalam larutan H3PO4 7,5%. Kondisi optimum pembuatan arang aktif dihasilkan pada suhu 750°C, direndam dalam larutan H3PO4 2,5% dengan waktu aktivasi selama 90 menit.


Kata Kunci


Tempurung kemiri; arang aktif; asam fosfat; daya serap

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonim, 2002. Statistik Pertanian Nusa Tenggara Timur 2002. Badan Pusat Statistik Propinsi NTT. Kupang.

--------, 2001. Statistik Pertanian Nusa Tenggara Timur 2001. Badan Pusat Statistik Propinsi NTT. Kupang.

--------, 1995. Arang aktif teknis. Standar Nasional Indonesia. SNI 06-3730-1995. Badan Standardisasi Nasional. Jakarta.

Bansode, R.R., J.N. Losso, WE. Marshall, R.M. Rao, and R.J. Portier. 2003. Adsorption of volatile organic compound by pecan shell and almond shell-based granular activated carbons. BioresourceTechnology90: 17 5-184.

Bonelli, P.R., P.A.D. Rocca, E.G. Cerrela, and A.L. Cukierman. 2001. Effect of pyrolysis temperature on composition, surface properties and thermal degradation rates of Brazil Nut shell. BioresourceTechnology76: 15-22.

Guo, J et al. 2007. Adsorption of hydrogen sulphide (B2S) by activated carbons derived from oil-palm shell. Carbon44: 330-336.

Hendra. 2006. Pembuatan arang aktif dari tempurungkelapa sawit dan serbuk kayugergajian campuran. Jurnal Penelitian Basil Hutan. 24 (2):117-132. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan. Bogor.

Kateren, S. 1986. Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak. Universitas Indonesia Press. Jakarta.

Pari, G. 2005. Pengaruh lama aktivasi terhadap struktur kimia dan mutu arang aktif serbuk gergaji sengon. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 23(3): 207-218. Pusat Penelitian dan engembangan Hasil Hutan. Bogor.

A. Santoso dan D. Hendra. 2006. Pembuatan dan pemanfaatan arang aktif sebagai reduktor ernisi formaldehida kayu lapis. Jurnal Penelitian Hasil Hutan. 24 (5) : 425 - 436. Puslitbang Hasil Hutan. Bogor.

--------, dan Ilah S. 2001. Pembuatan arang aktif dari sabut kelapa sawit dengan bahan pengaktif NH4HCO, dan (NBJ2C03 dosis rendah. Buletin Penelitian Hasil Hutan. 19 (4): 231-244. Puslitbang Teknologi Hasil Hutan. Bogor.

Sudjana. 1982. Metoda Statistika. Tarsito. Bandung

Sudradjat, R. dan Ani, S. 2002. Pembuatan dan pemanfaatan arang aktif dari ampas daun teh.

Buletin Penelitian Hasil Hu tan. 20 (1): 1-11. Puslitbang Teknologi Hasil Hutan, Bogor.

--------, dan Pari, 2002. Pembuatan arang aktif dari tempurung kelapa, serbuk kayu, tempurung dan tandan kosong kelapa sawit. Prosiding Seminar Nasional V MAPEKI. MAPEKI dan Puslitbang Tek.nologiHasil Butan. Bogor.

Sudrajat, R. (2005). Pembuatan arang aktif dari tempurung biji jarak pagar. [urnal Penelitian

Hasil Hutan, 23(2); 143-162. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan. Bogor.

Simsek, M. & S. Cerny. 1970. Active carbon: manufacture, properties and appliction. Elsevier Publishing Co. New York.

Sunanto, H. 1994. BudidayaKemiri, Komoditas Ekspor. Kanisius. Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2007.25.4.291-302

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.