BEBERAPA SIFAT DAN PEMANFAATAN ARANG DARI SERASAH DAN KULIT KAYU PINUS

Sri Komarayati, Dadang Setiawan, Mahpudin Mahpudin

Abstract


This paper deals with a study on the properties, quality and uses of charcoal made from pine litter and bark. The study was intended to see the possibility of using pine litter and bark for compost, mixture of compost charcoal manufacturing, and growing media. The abundance of pine litter and bark left on the forest floor initiated this study. Only some of the pine bark was used for fuel.

The results revealed that the charcoal made from pine litter and bark showed the following properties: moisture content at 5.23 - 7.81 percent ; ash content 1.88 - 13. 76 percent ; volatile matter 26.19- 32.60 percent; fixed carbon 53.63 - 71.93 percent, and colorivic value 7192 cal/gr.

 The macro-nutrient content of pine bark was categorized as moderate for N-total, P205, K20 and water-based pH, as high for C organic and C/N ratio, and as low for CaO and MgO.

 The quality of compost and compost charcoal made from pine litter and bark met the related standard, among others. Pat 1.12- 1.24 percent; K 1.47- 1,62 percent ; Mg 0.67- 1.05 percent; moisture content 55.81 - 56.21 percent; pH 6.8- 7.2 and C/N ratio 18.89- 20.10.


Keywords


Serasah, kulit kayu, pinus, bahan bakar.

References


Anonim. 1987. Mutu dan cara uji arang kayu untuk peleburan logam. Departemen Perindustrian. Jakarta. Sil. 2041 - 87.

Anonim. 1995. Laporan Akhir. Pelaksanaan Pekerjaan Uji Coba Pemanfaatan Limbah Kayu dari Pembukaan Laban Tanpa Bakar di UPT I Bertak Serdang, Kabupaten Banyuasin, Propinsi Sumatra Selatan. Kerjasama Proyek Dukungan Teknis Penyiapan Laban Transmigrasi Pusat T.A. 1995/1996 dengan Pusat Dinamika Pembangunan Universitas Padjadjaran. Direktorat Penyiapan Laban, Ditjen Pemukiman dan Lingkungan. Departemen Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan. Jakarta.

Anonim. 2001. Rupa-rupa kegunaan arang. Asap, Majalah Tungku Indonesia. Edisi ke empat, halaman 9. Yogyakarta.

Faridah, E. 1996. Pengaruh intensitas cahaya, mikoriza dan serbuk arang pada pertumbuhan awal Dryobalanops sp. Buletin Fakultas Kehutanan UGM, No. 29, him. 14 - 26. Yogyakarta.

Gusmailina, G. Pari dan S. Komarayati. 1999. Teknologi penggunaan arang dan arang aktif sebagai "soil conditioning" pada tanaman. Laporan Proyek Pusat Litbang Teknologi Hasil Hutan. Badan Litbang Kehutanan. Bogor (Tidak diterbitkan).

Gusmailina, G. Pari dan S. Komarayati. 2000. Pengelolaan limbah melalui teknik pemanfaatan arang untuk membangun kesuburan lahan. Prosiding Lokakarya Penelitian Hasil Hutan tanggal 7 Desember 2000 di Bogor. Pusat Litbang Teknologi Hasil Hutan. Bogor.

Gusmailina, G. Pari dan S. Komarayati. 2002. Aplikasi arang kulit kayu sebagai campuran media tumbuh anakan Eucalyptus urophylla dan Acacia mangium. Buletin Penelitian Hasil Hutan 20(5): 333 - 35 l. Pusat Litbang Teknologi Hasil Hutan. Bogor.

Komarayati, S., Gusmailina dan G. Pari. 2002. Peranan arang pada proses pembuatan arang kompos. Prosiding Seminar Nasional MAPEKI V tanggal 30 Agustus - l September

di Bogor. MAPEKI. Bogor.

Komarayati, S., Gusmailina dan G. Pari. 2002. Pembuatan kompos dan arang kompos dari serasah dan kulit kayu tusam. Buletin Penelitian Hasil Hutan 20(3): 23 l - 242. Pusat Litbang Teknologi Hasil Hutan. Bogor.

Smisek, M. and S. Cerny. 1970. Active carbon manufacturing, properties and application.

Elsevier Publishing Company. New York.

Sudradjat, R. 1998. Pedoman teknis penggunaan EM4 untuk pembuatan kompos dari serasah pohon di kawasan hutan. Info DAS No. 4. BTP DAS Surakarta, Badan Litbang Kehutanan. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2004.22.1.17-22

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN INDEXED BY:

More...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.