SIFAT FISIKO KIMIA DAMAR MATA KUCING HASIL PEMURNIAN TANPA PELARUT

R. Esa Pangersa Gusti, Zulnely Zulnely

Sari


Damar mata kucing telah lama menjadi komoditi ekspor yang diperdagangkan dalam bentuk damar alami (bongkahan getah) yang diperoleh dari penyadapan pohon Shorea javanica. Sebagian besar damar mata kucing alami masih banyak mengandung kotoran sehingga berdampak pada rendahnya kualitas dan nilai jual. Oleh karena itu, diperlukan tindakan pemurnian untuk meningkatkan nilai jual damar tersebut. Pemurnian damar mata kucing saat ini umumnya dilakukan dengan menggunakan pelarut organik, namun kebutuhan pasar akan damar bebas pelarut organik semakin meningkat seiring perkembangan pemanfaatan damar sebagai obat dan industri makanan. Maka dalam penelitian ini dilakukan percobaan pemurnian damar dengan perlakuan panas secara manual. Hasil analisis menunjukkan bahwa sifat fisiko kimia damar yang dimurnikan dengan perlakuan panas tidak jauh berbeda dengan damar alami. Dalam hal kadar abu dan bahan tak larut dalam toluene, damar murni yang dimurnikan dengan perlakuan panas lebih baik dibandingkan dengan damar alami. Analisis GC-MS pyrolysis menunjukkan lima komponen kimia dominan baik pada damar alami maupun damar yang dimurnikan. Beberapa kandungan komponen kimia mengalami peningkatan kadar setelah melalui proses pemurnian.


Kata Kunci


Damar mata kucing, pemurnian, perlakuan panas, sifat fisiko kimia

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


American Standard and Testing Material (ASTM). (1975). ASTM Part 28-29. American Standard and Testing Material. Philadelphia.

Djajapertjunda, S. dan S. Partadireja. (1973). Beberapa Catatan Tentang Damar di Indonesia. Direktorat Jenderal Kehutanan. Jakarta.

Gusti, R. Esa Pangersa, Zulnely dan Evi K. (2012). Sifat Fisiko Kimia Lemak Tengkawang dari Empat Jenis pohon Induk. Jurnal Hasil Hutan Vol. 30 (4) : 254-260. Pusat penelitian dan Pengembangan Keteknikan dan Pengolahan Hasil Hutan. Bogor.

Ketaren, S. (1986). Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak Pangan. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Namiroh, N. (1998). Pemurnian Damar (Shorea javanica) Dengan Kombinasi Pelarut Organik. Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor.

Setianingsih, N. (1992). Pemurnian Damar Shorea javanica Menggunakan Pelarut Organik dan Bahan Pemucat. Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor.

Standar Nasional Indonesia (SNI). (1999). SNI 01-2900-1999 tentang Damar (Rosin). Badan Standardisasi Nasional. Jakarta.

Kementrian Perdagangan. (1975). Standar Perdagangan SP-SMP-83-1975. Departemen Perdagangan Republik Indonesia. Jakarta.

Zulnely, A. Hakim dan Nurma W. (1994). Karakteristik Damar dan Pemanfaatannya. Makalah Penunjang pada Diskusi Hasil Penelitian Hasil Hutan. Bogor.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2014.32.3.167-174

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.