SIFAT FISIKOKIMIA MINYAK KAYU PUTIH JENIS Asteromyrtus brasii

Ary Widiyanto, Mohamad Siarudin

Sari


Asteromyrtus brasii merupakan salah jenis tumbuhan penghasil kayu putih yang banyak ditemukan di Taman Nasional (TN) Wasur, Merauke, Papua. Namun demikian, informasi mengenai kandungan kimia dan sifat fisik (kualitas) minyak kayu putih yang dihasilkan dari spesies tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kandungan kimia dan sifat fisik minyak kayu putih yang disuling dari daun A. Brasii yang tumbuh di TN Wasur. Analisis kandungan kimia minyak atsiri dilakukan pada  sampel  daun  dengan  metode Gas  Chromatography dan Mass  Spectrometer (metode  GC-MS). Analisis sifat fisik dilakukan pada minyak kayu putih yang diperoleh melalui penyulingan daun A. brasii dengan metode uap. Kualitas minyak kayu putih dari jenis A. brasii tidak memenuhi persyaratan kualitas minyak kayu putih menurut SNI 06-3954-2006 karena memiliki berat jenis kurang dari 0,9 dan putaran optik 9,8. Hasil analisis dengan GC-MS menunjukkan ada 29 puncak, 5 puncak dengan intensitas tinggi diidentifikasi sebagai senyawa 1,8 cineole (kelimpahan 34,88%), Trans-Beta-Ionon-5,6- Epoxide (21,26%), Formamide (CAS) Methanamide (11,20%), Acetic acid (CAS) Ethylic acid (8,14%) dan Alpha pinene (4,39%).


Kata Kunci


Asteromyrtus brasii, kandungan kimia, sifat fisik, kualitas minyak kayu putih

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arnita, P. (2011). Pengaruh Varietas dan Kerapatan Daun Kayu Putih Melaleuca leucadendron Linn. Dalam Ketel Terhadap Rendemen dan Mutu Minyak Kayu Putih. Skripsi Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Badan Standarisasi Nasional (BSN). (2006). SNI 06-3954-2006. Standar Mutu Minyak Kayu Putih. Jakarta. BASF AG, (2004). Product Safety, Summary of results, Beta-Ionon R,Maternal toxicity study in Wistar rats (range finding). Unpublished report, project no.10R0449/02050, 02/449-1, 12 May 2004.

Brophy, JJ, J.R. Clarkson, L.A.Craven & R.I.Forrester. (1994). Essential Oil of Tropical Asteromyrtus, Callistemon and Melaleuca Species. ACIAR. Canberra.

Boland, D., J.J. Brophy & A.P.N. House. (1991). Eucalyptus Leaf Oils. Use, Chemistry Distillation and Marketing. ACIAR, Canberra. Australia.

Brophy, JJ & J.C. Doran. (1996). Essential Oil of Tropical Asteromyrtus, Callistemon and Melaleuca Species. ACIAR. Canberra.

Chahboun, N., A. Esmail, N. Rhaiem, H. Abed, R. Amiyare, M. Barrahi, M. Berrabeh, H. Oudda, & M. Ouhssine, (2014). Extraction and study of the essential oil Rosmarinus Officinalis Cuellie in the Region of Taza, Morocco. Der Pharma Chemica 6(3): 367-372.

Derwich, E., Z. Benzianeand R. Chabir, (2011). Aromatic and Medical Plants of Morocco: Chemical Composition of Essential Oils of Rosmarinus officinalis and Juniperus pheinicea. International Journal of Applied Biology and Pharmaceutical Technology. 2 (1): 145 153.

Guenther, E., (1987) Minyak Atsiri Jilid I (Terjemahan) . Jakarta: Penerbit UI-Press.

Hohn, A. (1999). "Formamide". In Kroschwitz, Jacqueline I. Kirk-Othmer Concise Encylclopedia of Chemical Technology (4th ed.). New York: John Wiley & Sons, Inc. pp. 943 - 944.

Harborne, J. B. and H. Baxter. 2001. Chemical Dictionary of Economic Plants . England. John Wiley and Son Ltd.

Jaoui, M. & R.M. Kamens, (2003). Gaseous and Particulate Oxidation Products Analysis of a Mixture of -pinene +αβ-pinene/O3/Air in the Absence of Light and -pinene +αβ- pinene/NOx/Air in the Presence of Natural Sunlight. Journal of Atmospheric Chemistry 44: 259297.

Ketaren, S., (1985) Pengantar Teknologi Minyak Atsiri, Jakarta: Penerbit Balai Pustaka.

Leffingwell, J.C., (2000). Rose (Rosa damascene) Leffingwell Reports Vol 1 No. 3.

McNair, H.M & E.J. Bonelli. (1998). Dasar Kromatografi Gas. Diterjemahkan oleh Kosasih Padmawinata. Bandung: ITB.

Nissen L, Zatta A, Stefanini I, Grandi S, Sgorbati B, & Biavati B et al. (2010). Characterization and antimicrobial activity of essential oils of industrial hemp varieties (Cannabis sativa L.). Fitoterapia 81: 413419.

Perhutani, (2012). Data Hasil Produksi Perusahaam Minyak Kayu Putih (PMKP) Jatimunggul, Perhutani Unit III Jawa Barat. Tidak diterbitkan.

Sastrohamidjojo, H., (2004), Kimia Minyak Atsiri. , Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

ScienceLab. (2009). "Material Safety Data Sheet - Cineole MSDS". www.cerkamed.pl/uk/download/eucalyptol_msds.pdf ?. Diunduh tanggal 22 Januari 2014.

UNEP (United Nation for Environmental Program), 2004. Screening Information Data Sets (SIDS): Geneva, Switzerland. Betha-Ionon. UNEP Publication.

United Nations Environment Programme (UNEP). (2014). www.inchem.org/documents/sids/sids/79776.pdf.Diakses tanggal 23 Januari 2014.

USU. (2011). Asam asetat. http://repository. usu.ac.id/bitstream/123456789/34984/4/Chapter%20II.pdf. Diunduh tanggal 23 Januari 2014.

Wikipedia. (2014). http://en.wikipedia.org/wiki/Alpha-Pinene. Diakses tanggal 23 Januari 2014.

Winara, A., M. Siarudin, Y. Indrajaya, E. Junaidi & A. Widiyanto, (2012). Kajian Potensi Minyak Kayu Putih di Taman Nasional Wasur, Papua.

Laporan Akhir Kegiatan Insentif Peningkatan Kemampuan Peneliti dan Perekayasa. Kementerian Riset dan Teknologi. Tidak dipublikasikan.

World Intellectual Property Organization (WIPO). (2009). Antiviral Terpenoid Compounds. www.wipo.int/pctdbja/wo.jsp?WO=2009153791&IA -. Diakses 24 Desember 2013.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2014.32.4.243-252

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.