PEMANFAATAN LIGNIN HASIL ISOLASI DARI LINDI HITAM PROSES BIOPULPING BAMBU BETUNG (Dendrocalamus asper) SEBAGAI MEDIA SELEKTIF JAMUR PELAPUK PUTIH

Sita Heris Anita, Dede Heri Yuli Yanto, Widya Fatriasari

Sari


Lindi hitam merupakan limbah industri pulp yang belum termanfaatkan dengan baik. Pemanfaatan lignin dari lindi hitam selama ini biasanya hanya digunakan sebagai perekat. Dalam bidang mikrobiologi lignin dari lindi hitam dapat dimanfaatkan sebagai media selektif untuk isolasi jamur pelapuk putih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat lignin hasil isolasi proses biopulping sebagai media selektif untuk jamur pelapuk putih. Lignin dari lindi hitam hasil biopulping bambu, dengan proses pemasakan soda dan kraft, diisolasi dengan penambahan asam. Padatan lignin kemudian dimurnikan menggunakan larutan dioksan dan ditimbang berat serta dianalisa secara kualitatif menggunakan spektrofotometer. Lignin hasil isolasi ditambahkan pada media agar untuk uji selektifitas jamur pelapuk putih Phanerochaete crysosporium dan Trametes versicolor. Pretreatment bambu pada 30 hari inkubasi menghasilkan lignin yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan inkubasi selama 45 hari. Padatan lignin yang diperoleh dari hasil biopulping proses kraft juga lebih tinggi jika dibandingkan pada proses soda. Pengujian selektifitas jamur pada media alkali lignin menunjukkan bahwa fungi T. versicolor mensekresi enzim lebih cepat daripada P. chrysosporium.


Kata Kunci


Lignin, lindi hitam, biopulping, jamur pelapuk putih, media selektif

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Akhtar, M., M.J. Lentz, R.A. Blanchette, & T.K. Kirk. 1997. Corn Steep Liquor Lowers the Amount of Inoculum for Biopulping. TAPPI Journal Online 80 (6):161-164.

Fatriasari, W., R. A. Ermawar, F. Falah, D. H. Y. Yanto, D. T. N. Adi, S. H. Anita, & E. Hermiati. 2010. Biopulping of betung bamboo using white rot fungi (Pleurotus ostreatus and Trametes versicolor) with kraft and soda processes. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis (Accepted).

Feist, W.C. & D.N.S. Hon. 2011. Kimia Pelapukan dan Perlindung an. http://www.scribd.com/doc/26807362/Kimia-Pelapukan-Dan-an. 29 hlm Fengel D, Wegener G. 1995. Kayu : Kimia, Ultrastruktur, Reaksi-reaksi. Edisi 2, Sastrohamidjojo, penerjemah; Prawirohatmodjo, penyunting. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. Terjemahan dari: Wood; Chemistry, Ultra Structure, Reaction.

Ibrahim, M.N.M., S.B. Chuah, & W.D. Wan Rosli. 2004. Characterization of lignin precipitated from the soda black liquor of oil palm empty fruit bunch fibers by various mineral acids. AJSTD, 21 (1): 57-67.

Ismiyati. 2009. Perancangan Proses Sulfonasi Lignin Isolat Tandan Kosong Kelapa Sawit menjadi Surfaktan Natrium Lignosulfonat (NLS). [Disertasi]. Istitut Pertanian Bogor. Bogor.

IWGFF (Indonesian Working Group on Forest Finance). 2010. Perkiraan penggunaan sumber bahan baku industri pulp & paper,Studi advokasi PT RAPP & PT IKPP di propinsi Riau.

http://www.savesumatra.org/app/webroot/upload/report/IWGFF_Studi Riau pdf. 38 hlm.

Jusuf E, Muliani A, Halim G.A. 1994. Pemanfaatan Isolat Bakteri Aerob dari Lumpur Aktif Pabrik Kertas untuk Penurunan Warna Lindi Hitam. Hayati 1(2): 42-46.

Lobos, S., M. Tello, R. Polanco, L.F. Larrondo, A. Manubens, L. Salas, dan R. Vicuna. 2001. Enzymology and molecular genetics of the ligninolytic system of the basidiomycete Ceriporiopsis subvermispora. Current Science 81 (8): 992-997.

Salminah, M. 2001. Karakteristik lignin hasil isolasi larutan sisa pemasak pulp proses semi kimia pada berbagai tingkat PH. Skripsi Fakultas Kehutanan, IPB, Bogor. 50 hlm.

Santoso, A., S. Ruhendi, Y. S. Hadi, & S. S. Achmadi. 2004. Sintesis dan karakterisasi resin lignin resorsinol formaldehida sebagai perekat kayu lamina. Majalah IPTEK-ITS, 15 (3):89-98.

Siagian, R.M., H. Roliadi, S. Suprapti, & S. Komarayati. 2003. Studi peranan fungi pelapuk putih dalam proses biodelignifikasi kayu sengon Paraserianthes falcataria (L) Nielsen. Jurnal Ilmu & Teknologi Kayu Tropis, 1(1): 47-56.

Siswanto, Suharyanto, Fitria R. 2007. Produksi dan karakterisasi lakase Omphalina sp. Menara Perkebunan, 75(2):106-115.

Sjostrom E. 1995. Kimia Kayu, Dasar-dasar Penggunaan. Edisi 2, Sastrohamidjojo, penerjemah; Prawirohatmodjo, penyunting. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. Terjemahan dari: Wood; Chemistry

Sun, Y. dan J. Cheng. 2002. Hydrolysis of lignocellulosic materials for ethanol production: a review. Bioresource Technology 83: 1-11.

Syamsudin, S. Purwati, & I. Rostika. 2007. Pemanfaatan campuran limbah padat dengan lindi hitam dari industri pulp dan kertas sebagai bahan biobriket. Berita Selulosa, 42 (2): 67- 74.

Taherzadeh, M.J. dan K. Karimi. 2008. Pretreatment of lignocellulosic wastes to improve ethanol and biogas production: A review. International Journal of Molecular Sciences. 9:1621-1651.

Thorn, R.G., C. A. Reddy, D. Harris, & E.A. Paul. 1996. Isolation of saprophytic Basidiomycetes from soil. Applied and Environmental Microbiolgy 62 (11): 4288-4292.

Wijaya, R., P. D. Islamy, & D. A. Iryani. 2006. Delignifikasi tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dengan Phanerochaete chrysosporium. Prosiding Seminar Hasil-Hasil Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat, Lembaga Penelitian Universitas Lampung, 213-217.

Yang, Q., H. Zhan, S. Wang, S. Fu, & K.Li. 2007. Bio-modification of Eucaliptus chemithermo-mechanical pulp with different white-rot fungi: peer-reviewed. BioResources 2 (4): 682-692.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2011.29.4.312-321

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.