PRODUKSI CUKA KAYU HASIL MODIFIKASI TUNGKU ARANG TERPADU

Sri Komarayati, Gusmailina Gusmailina, Gustan Pari

Abstract


Penelitian pembuatan arang dan cuka kayu secara terpadu telah dilakukan dengan menggunakan tungku hasil modifikasi terbuat dari drum ganda yang dikombinasikan dengan teknik kondensasi sehingga tidak hanya arang yang dihasilkan, tetapi juga diperoleh cairan destilat yang biasa disebut cuka kayu/asap cair. Bahan yang digunakan untuk membuat arang dan cuka kayu adalah limbah industri pengolahan kayu. Tujuan penelitian yaitu untuk menelaah produksi dan kualitas arang, cuka kayu, dan prospek pemanfaatannya dari hasil penggunaan tungku drum ganda. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa produksi arang 6,00 - 15,00 kg, rendemen arang 9,90- 21,18%. Produksi cuka kayu 2,40 - 4,40 kg dan rendemen cuka kayu 4,95 - 7,35%. Komponen cuka kayu hasil analisis HPLC dan GC terdiri dari asam asetat 20,13 - 30,05 ppm, metanol 0,44 - 1,15% dan phenol 52,41 - 63,62 ppm. Hasil analisis GC-MS pirolisis menunjukkan bahwa cuka kayu dari masing-masing jenis limbah kayu mengandung jumlah komponen kimia yang berbeda antara satu jenis dengan lainnya, pada kisaran 20 - 32 komponen. Unsur hara yang terdapat dalam cuka kayu : C organik 6,12 - 7,35% ; N total 0,62 - 0,67% ; P2O5total 0,24 - 0,31% dan K2O total 0,31 - 0,36%. Manfaat cuka kayu sangat banyak antara lain sebagai pengawet makanan, pembasmi hama dan penyakit tanaman, pupuk cair organik, penyubur tanaman, desinfektan dan inhibitor mikroorganisme serta pencegah jamur dan bakteri.

Keywords


Arang; cuka kayu; komponen kimia; produksi; kualitas

References


Anonim. 2000. Pedoman pengharkatan hara kompos. Laboratorium Natural Products, SEAMEO BIOTROP. Bogor.

---------- . 2009. Persyaratan teknis minimal pupuk cair organik. SK. MENTAN, No. 28/Permetan/SR.130/5/2009, tanggal 22 Mei. 2009.

----------. 2010. Cuka kayu penyubur dan penguat tanaman. Sinar Tani. Membangun Kemandirian Agribisnis. Up date 29/11/2010.

Buckle, K. A., R. A. Edwards, G. H. Fleet dan M. Wooton. 1985. Ilmu Pangan. Terjemahan H. Purnomo dan Adiono. Indonesian University Press. Jakarta

Darmadji, P. 1995 Produksi Asap Cair dan Sifat-Sifat Fungsionalnya. Fakultas Teknologi Pangan, Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta

Girrard, J.P. 1992. Technology of Meat and Meat Products. Ellis horwood. NewYork.

Harris, R. S. dan E. Karmas. 1989. Evaluasi Gizi pada Pengolahan Pangan. Terjemahan Achmadi. S., Bandung Technology Institute Press, Bandung

Moeljanto. 1982a. Pengasapan dan Fermentasi Ikan. PT. Penebar Swadaya IKAPI. Jakarta

Metia, R. 2010. Kegunaan unsur kimia fenol dalam kehidupan sehari-hari.

Nurhayati, T. 2000. Sifat destilat hasil destilasi kering 4 jenis kayu dan kemungkinan pemanfaatannya sebagai pestisida. Buletin Penelitian Hasil Hutan 17 (3) : 160 168. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan. Bogor.

Nurhayati, T., Han Roliadi and Nurliani Bermawie. 2005. Production of mangium wood vinegar and its utilization. Jurnal of Forestry Research 2 : 1 (13-26). Forestry Researh and Development Agency. Jakarta.

-----------., R. A. Pasaribu dan D. Mulyadi. 2006. Produksi dan pemanfaatan cuka kayu dari serbuk gergaji kayu campuran. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 24 (5) : 395 - 411. Pusat Litbang Hasil Hutan. Bogor.

Nurhayati, T. 2007. Produksi arang terpadu dengan cuka kayu dan pemanfaatan cuka kayu pada tanaman pertanian. Makalah pada acara pelatihan pembuatan arang terpadu dan produk turunannya. Di Dinas Kehutanan Kabupaten Bulungan, Kalimantan Timur, 17- 26 Juli 2007.

-----------, T., P. Jayanto dan P. Sumantoro. 2009. Respon cuka kayu terhadap pertumbuhan dan pengendalian penyakit bercak daun bibit tusam. Buletin Hasil Hutan 15 (2):101-116. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan. Bogor.

Pearson, A.M. dan F.W. Tauber. 1973. Processed Meats, second edition. AVI Publishing Company Inc., Wesport Connecticut.

Roliadi, H., T. Nurhayati dan Sylviani. 2001. Kemungkinan produksi arang dan wood vinegar dan bahan baku kayu asal hutan tanaman industri menggunakan teknik pirolisa ramah lingkungan. Prosiding Lokakarya Penelitian Hasil Hutan, Bogor 7 Nopember 2001 : 245 - 260. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan. Bogor.

Siarudin, M dan E. Suhaendah. 2007. Uji pengaruh mikoriza dan cuka kayu terhadap pertumbuhan lima provenan sengon dipesemaian. Jurnal Pemuliaan Tanaman Hutan 1 (1) : 1 - 4 , Juli 2007. Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan. Balai Penelitian Kehutanan. Ciamis.

Smisek, M. and S. Cerny. 1970. Active Carbon Manufacturing, Properties and Application. Elsiever Publishing Company. New York.

Sukmana, S. 1983. Evaluation of unit process in the composting of it waste. Fakulteit van de Landbouwwetenschafen Laboratory Voor Bodemfysica, Bodemconditionering en Tuinbouwbodemkunde.

Yatagai. 2002. Utilization of charcoal and wood vinegar in Japan. Graduate School of Agricultural and Life Sciences, The University of Tokyo.

Zaitsev, I., I. Kizeveter, L. Lacunov, T. Makarova, L. Mineer, dan V. Podsevalor. 1969. Fish Curing and Processing. Mir Publishers. Moskow.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2011.29.3.234-247

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN INDEXED BY:

More...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.