PENGARUH SUMBER BIBIT TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR TIRAM

Djarwanto Djarwanto, Sihati Suprapti

Sari


Budidaya jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) dengan media serbuk gergaji pada skala kecil dilakukan di Sukabumi, Jawa Barat. Media dibuat dari serbuk gergaji ditambah dedak 10%, kapur 1%, gips 0,4 % dan air bersih secukupnya. Media yang telah steril diinokulasi bibit dari tiga sumber, yaitu koleksi P3HH (A), petani Bogor (B) dan Sukabumi (C), yang diremuk dan sebagian dicolek. Media tersebut diletakkan pada posisi vertikal dan horizontal di ruang kultivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan miselium pada media yang diinokulasi bibit B lebih lambat dibandingkan dengan bibit A dan C. Pertumbuhan miselium pada media yang diinokulasi bibit yang dicolek tidak berbeda dengan bibit yang diremuk. Pertumbuhan miselium pada media yang diletakkan pada posisi vertikal lebih cepat merata dibandingkan dengan yang diletakkan horizontal. Waktu awal panen dari media yang diinokulasi bibit C lebih cepat yaitu 34-35 hari setelah inokulasi dibandingkan dengan bibit A dan B 39-43 hari. Sampai umur 2 bulan setelah inokulasi, jumlah bobot tubuh buah terendah didapatkan pada media yang diinokulasi bibit C. Sedangkan hasil panen pada media yang diinokulasi bibit A dan B tidak berbeda nyata. Hasil panen dari media yang diinokulasi bibit yang diremuk hampir sama dengan yang dicolek. Sedangkan produksi jamur pada media yang diletakkan secara vertikal cenderung lebih tinggi dibandingkan pada media yang diletakkan secara horizontal.

Kata Kunci


Bibit jamur; posisi media; petumbuhan; hasil panen

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Bano, Z. and S. Rajarathnam. 1982. Pleurotus mushroom as a nutritious food. In Chang, S.T. and T.H. Quimio (Eds.) Tropical Mushrooms Biological Nature and Cultivation Methods. p.: 363-380. The Chinese University Press. Hong Kong.

Chang, S.T. 1993. Mushroom biology: the impact on the mushroom production and mushroom products. In Chang, S.T., J.A. Bushwell and S.W. Chiu (Eds.) Mushroom Biology and Mushroom Products. p.: 3-20. The Chinese University Press. Hong Kong.

Chang, S.T. and P.G. Miles. 2004. Mushrooms Cultivation, Nutritional Value, Medicinal Effect, and Environmental Impack. Second Edition. 477 p. CRC Press.

Cochran, K.W. 1978. Medical effects. In Chang, S.T. and W.A. Hayes (Eds.) The Biology and Cultivation of Edible Mushrooms. p.: 169-187. Academic Press. New York.

Crisan, E.V. and A. Sands. 1978. Nutritional value. In Chang, S.T. and W.A. Hayes (Eds.) The Biology and Cultivation of Edible Mushrooms. p.: 137-168. Academic Press. New York.

Djarwanto. 1996. Pertumbuhan, produktivitas dan kemampuan melapukkan kayu sembilan isolat tiga jenis jamur Pleurotus pada tiga jenis kayu hutan tanaman. Tesis Program Pascasarjana, Universitas Indonesia, Depok. Tidak Diterbitkan.

Djarwanto dan S. Suprapti. 1990. Nilai gizi jamur Pleurotus flabellatus. Seminar Ilmiah Nasional Peranan Biologi Dalam Peningkatan Pengelolaan Sumber Daya Hayati, 20-21 September 1990 di Yogyakarta. Fakultas Biologi UGM. Yogyakarta.

Djarwanto dan S. Suprapti. 1992. Nilai gizi jamur tiram putih Pleurotus ostreatus yang ditanam pada limbah penggergajian. Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi tanggal 11-12 Pebruari 1992 di Bogor. Hal.: 81-88. Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Bogor.

Djarwanto dan S. Suprapti, 2001. Pemanfaatan serbuk gergaji kayu diameter kecil untuk media tiga jenis jamur tiram. Proceedings of Seminar Environment Conservation through Efficiency Utilization of Forest Biomass, November 13th, 2000 in Yogyakarta. Hal.: 325-331. Debut Press Jogjakarta. Yogyakarta.

Djarwanto, S. Suprapti dan Hudiansyah. 2005. Produktivitas jamur shiitake dan jamur tiram pada media serbuk gergaji kayu medang (Litsea sp.). Prosiding Seminar Sehari Prospek Jamur dalam Industri dan Lingkungan, tanggal 6 September 2004 di Bandung. Hal.: 97-113. Fakultas MIPA, Universitas Padjadjaran. Bandung.

Gregory, A., M. Svagelj and J. Pohleven. 2007. Cultivation techniques and medicinal properties of Pleurotus spp. Food Technol. Biotechnol. 45(3): 236-249.

Hudiansyah dan S. Suprapti. 2003. Teknik sterilisasi sederhana dalam budidaya jamur tiram. Prosiding Seminar Nasional V MAPEKI, tanggal 30 Agustus 1 September 2002 di Bogor. Hal.: 605-609. Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Hasil Hutan. Bogor.

Pasaribu, T., D.R. Permana dan E.R. Alda. 2002. Aneka Jamur Unggulan yang Menembus Pasar. PT Gramedia. Jakarta.

Raaska, L. 1992. The growth of shiitake (Lentinula edodes) mycelium on alder (Alnus incana) and birch (Betula pendula) wood logs. Material und Organismen 27(2): 118-133.

Steel, R.G.D. and J.H. Torrie. 1990. Principles and Procedure of Statistic. McGraw Hill Book Company. New York.

Suprapti, S. 1988. Pembudidayaan jamur tiram pada serbuk gergaji dari lima jenis kayu. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 5 (4): 207-210. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan. Bogor.

Suprapti, S. 1989. Pengaruh penambahan pupuk terhadap produksi jamur tiram. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 6 (4): 225-230. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan. Bogor.

Suprapti, S. dan Djarwanto. 2001a. Pemasyarakatan budidaya jamur tiram pada kelompok tani di Bogor, hambatan dan kendalanya. Prosiding Seminar Keanekaragaman Hayati dan Aplikasi Bioteknologi Pertanian, tanggal 6 Maret 2001 di Jakarta. Hal.: 451-465. Pusat Pengkajian dan Penerapan Teknologi Bioindustri, BPPT. Jakarta.

Suprapti, S. dan Djarwanto. 2001b. Pengaruh penggunaan bibit dalam empat macam media terhadap produktivitas Pleurotus ostreatus dan P. sajor-caju. Prosiding I Seminar Ilmiah Nasional Aplikasi Biologi dalam Peningkatan Kesejahteraan Manusia dan Kualitas Lingkungan, tanggal 22 September 2000 di Yogyakarta. Hal.: 121-129. Fakultas Biologi UGM. Yogyakarta.

Suprapti, S. dan Djarwanto. 2004. Penanaman jamur tiram. Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Hasil Hutan. Bogor. 26 hal.

Suprapti, S. dan Djarwanto. 2009. Pedoman budidaya jamur shiitake dan jamur tiram. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan. Bogor. 60 hal.

Tisdale, T.E. 2004. Cultivation of the oyster mushroom (Pleurotus sp.) on wood substrates in Hawaii. Thesis of the Master of Science in Tropical Plant and Soil Science, University of Hawaii.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2010.28.2.156-168

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.