CIRI ANATOMI LIMA JENIS KAYU PENGHASIL GAHARU DAN DUA JENIS KERABATNYA

Andianto Andianto

Sari


Identifikasi jenis kayu penghasil gaharu dapat dilakukan berdasarkan ciri anatominya. Beberapa jenis kayu penghasil gaharu adalah anggota dari suku Thymeleaceae. Contoh kayu dari lima jenis yang diketahui sebagai penghasil gaharu dan dua jenis sekerabatnya disayat dengan mikrotom untuk memperoleh sayatan tipis guna pengamatan struktur anatomi. Dimensi pembuluh dan serat diukur melalui preparat maserasi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Aquilaria spp., Gyrinops versteeghii dan Gyrinopsis cumingiana memiliki kulit tersisip sedangkan Amyxa pluricornis dan Phaleria sp. tidak. Aquilaria spp. memiliki pembuluh ganda radial umumnya 2(-3) sel. Gyrinops versteeghii dan Gyrinopsis cumingiana memiliki pembuluh ganda radial umumnya 2-4 (-6-8) sel. Gyrinops versteeghii dapat dibedakan dengan Gyrinopsis cumingiana dari lebar jari-jari, yaitu 1 seri pada Gyrinops versteeghii, tetapi 1 sampai 2 seri pada Gyrinopsis cumingiana. Amyxa pluricornis dapat dibedakan dengan Phaleria sp. dari bentuk parenkim, yaitu parenkim konfluen pada Amyxa pluricornis, namun vasisentrik pada Phaleria sp. Bagian batang Aquilaria malaccensis dan Aquilaria microcarpa memiliki persen pembuluh soliter, tinggi jari-jari dan panjang serat lebih besar dibandingkan bagian akar, namun sebaliknya diameter dan panjang pembuluhnya lebih kecil.



Kata Kunci


Thymeleaceae; jenis kayu penghasil gaharu; ciri anatomi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonim. 2002. Rekomendasi strategi generik pengembangan industri gaharu. Biro Kerjasama Luar Negeri dan Investasi. Sekretariat Jenderal. Departemen Kehutanan.

Anonim. 1960. Flora malesiana. Series I. Spermatophyta Flowering Plants. Vol 6, part 6. Wolters-Noordhoff Publishing. Groningen, The Netherlands.

Balfas, J. 2009. Kandungan resin pada kayu gaharu tanaman. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 27(3):235-244. Bogor.

Mandang, Y.I. dan B. Wiyono. 2002. Anatomi kayu gaharu (Aquilaria malaccensis Lamk.) dan beberapa jenis sekerabat. Bulletin Penelitian Hasil Hutan 20(2):107-126. Bogor.

Mattjik, A. A. dan M. Sumertajaya. 2002. Perancangan Percobaan dengan Aplikasi SAS dan Minitab. Jilid I. IPB PRESS.Bogor.

Metcalfe, C.R. dan L. Chalk. 1950. Anatomy Of The Dicotyledones. Oxford At The Clarendon Press. P. 317-326.

Sass J.E. 1961. Botanical microtechnique. The IOWA State University Press.

Tesoro, F.O. 1989. Methodology for Project 8 on Corypha and Livistona. FPRDI, College, Laguna, Philippines.

Wheeler, E.A., P. Gasson, and P. Baas. 1989. IAWA list of microscopic features for hard wod identification. IAWA Bull. N.s. 10(3): 219-232




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2010.28.2.169-183

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.