SIFAT PAPAN PARTIKEL DARI KULIT POHON GALAM (Melaleuca leucadendra) DENGAN PEREKAT UREA FORMALDEHIDA

Djoko Purwanto

Sari


Kayu galam (Melaleuca leucadendra L.) secara tradisional telah digunakan untuk bahan bangunan, arang, dan kayu bakar. Saat ini, limbah kulit kayu galam belum dimanfaatkan oleh masyarakat, ditumpuk, atau dibakar. Kulit kayu gelam ini berpotensi untuk digunakan sebagai bahan pembuatan papan partikel. Tulisan ini mempelajari sifat-sifat papan partikel dari kulit kayu galam. Kulit kayu galam dengan potongan 2 x 4 x 6 cm dibuat papan partikel dengan perekat Urea Formaldehida (UF) dengan tiga variasi besaran yaitu 11%, 13%, dan 15% dari berat bahan. Campuran kulit kayu galam dan perekat UF ditekan secara hidrolik pada suhu 110 - 1200C dengan tekanan 15 kg/cm2 selama 15 menit sebelum dikeringanginkan. Pengujian sifat fisis dan mekanis papan partikel dilakukan berdasarkan Standar Nasional Indonesia Nomor 03-2105-2006. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air papan partikel antara 9,50 - 12,30%, dan pengembangan tebal antara 2 - 11,35%. Kerapatan papan partikel antara 0,68 - 0,77 g/cm3, keteguhan lentur 2041,98 - 11210,91 kg/cm2, keteguhan patah antara 40,49 -104,23 kg/cm2, keteguhan cabut sekrup 44 - 84 kg, dan keteguhan rekat internal antara 0,27 - 0,65 kg/cm2. Berdasarkan sifat mekanisnya, papan partikel yang terbuat dari kulit galam dengan 15% perekat UF memenuhi persyaratan produk papan partikel SNI.03-2105-2006.


Kata Kunci


Papan partikel; kulit galam; Urea Formaldehida (UF); sifat fisis; sifat mekanis

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abdurachman & Hadjib, N. (2011). Sifat Papan Partikel dari Kulit Kayu Manis. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 29(2),128-141.

BSN. (2006). Papan partikel. Standar Nasional Indonesia (SNI) 03-2105-2006. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Firda, A.S., Kurnia W. P., Ismail B., Subyakto & Bambang. (2008). Sifat fisis mekanis papan partikel dari serat sisal atau serat abaka setelah perlakuan uap. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis. 6(2), 56 - 62.

Hing, P.S., Lee & Lum, W.C. (2012). Effect of post heat treatment on dmensional stability of UF bonded particleboard. Asian Journal of Applied Sciences (5), 299 - 306.

Jamaludin, K., Zaidon, A.A., Latif M., & Mohd N. (2001). Properties of particleboard manufactured from commonly utilized malaysian bamboo (Gigantochloa scortechinii). Pertanika J. Trap. Agric. Sci, 24 (2),151 - 157.

Maloney, T.M. (1993). Modern particle board and dry process fiberboard. USA: Miler Freeman Publication.

Nuryaman, A., Iwan, R., & Pamona, S.N. (2009). Sifat fisik mekanik papan partikel dari limbah pemanenan kayu. Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Hutan, 2(2), 57 - 63.

Onan, R. (2010). Hutan galam atau kayu galam. http://onanraja.blogspot.com/2010/09/huta n-galam-atau-kayu-galam.html. Diakses 23 Nopember 2011.

Paul, A.P., Mamza., Shadrach & Kambai. (2008). The mechanical properties of urea- formaldehyde particle boards. International Journal of Pure And Applied Sciences, 2(2), 15-21.

Purwanto, D. (2013). Papan buatan dekoratif dari pemanfaatan limbah kulit kayu galam. Laporan Penelitian. Banjarbaru: Balai Riset dan Standardisasi Industri Banjarbaru.

Ramadan, A., & Sayed, N. (2012). Physical and mechanical properties of three-layer particleboard manufactured from the tree pruning of seven wood species. World Applied Sciences Journal ,19 (5), 741-753.

Sutigno, P. (1994). Teknologi papan partikel datar. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan dan Sosial Ekonomi Kehutanan. Bogor: Departemen Kehutanan.

Surdiding, R. & Erwinsyah, P. (2011). Sifat fisis dan mekanis papan partikel dari batang dan cabang kayu jabon. Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Hutan, 4(1),14-21.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2015.33.2.135-144

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.