KARAKTERISTIK DAUN DAN RENDEMEN MINYAK ATSIRI LIMA JENIS TUMBUHAN KAYU PUTIH

Ary Widiyanto, Mohamad Siarudin

Sari


Daun merupakan bagian yang paling penting dari pohon penghasil minyak kayu putih.  Dimensi daun bervariasi antar genus, antar pohon dalam genus yang sama serta antar pohon dalam jenis yang sama. Sehubungan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mencermati karakteristik ukuran daun dan rendemen minyak atsiri serta melihat kemungkinan hubungan antara dimensi daun dan hasil minyak. Spesies yang diteliti terdiri dari Melaleuca viridiflora (pohon bunga merah), M. viridiflora (pohon bunga putih), M. cajuputi, Asteromyrtus brasii dan A. symphiocarpa, yang tumbuh alami di Taman Nasional Wasur, Merauke (Papua). Dari lima jenis, sekitar 6 kg daun segar diambil dan disiapkan untuk proses destilasi uap. Secara total, ada sekitar 120 lembar daun sebagai sampel yang mewakili dimensi lima jenis tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jenis M. Viridiflora (bunga putih) memiliki rata-rata dimensi (panjang dan lebar) daun terbesar, sedangkan jenis M. Cajuputimemiliki rata-rata panjang daun terkecil dan jenis A. brasii memiliki rata-rata lebar daun terkecil. Jenis A. Symphiocarpamemiliki rendemen terbesar yaitu 1,43 %, sedangkan sedangkan jenis M. viridiflora (bunga merah)memiliki nilai rendemen terendah yaitu sebesar <0,1 %.

 


Kata Kunci


Pohon penghasil minyak kayu putih, dimensi daun, distilasi uap, hasil minyak

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arnita, P. 2011. Pengaruh Varietas dan Kerapatan Daun Kayu Putih (Melaleuca Leucadendron Linn.) dalam Ketel Terhadap Rendemen dan Mutu Minyak Kayu Putih. Skripsi Departemen Hasil Hutan Institut Pertanian Bogor. Tidak Dipublikasikan.

Badan Standardisasi Nasional. 2006. SNI 06-3954-2006. Standar Mutu Minyak Kayu Putih. Jakarta.

Lutony TL, Y. Rahmayati. 1994. Produksi dan Perdagangan Minyak Atsiri. Jakarta: Penebar Swadaya.

Kartikasari, D. 2007. Studi Pengusahaan Minyak Kayu Putih (Cajuput oil) di PMKP Jatimunggul, KPH Indramayu, Perum Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten. Skripsi Departemen Manajemen Hutan Fakultas Kehutanan IPB. Tidak Dipublikasikan.

Khabibi, J. 2011. Pengaruh Penyimpanan Daun dan Volume Air Penyulingan Terhadap Rendemen dan Mutu Minyak Kayu Putih. Skripsi Departemen Hasil Hutan Institut Pertanian Bogor. Tidak Dipublikasikan.

Mulyadi T. 2005. Studi pengelolaan kayu putih Melaleuca leucadendron Linn. Berbasis ekosistem di BDH Karangmojo, Gunung Kidul, Yogyakarta. Thesis Program Pascasarjana S2 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta. Tidak diterbitkan.

Nurdjannah N. 2006. Minyak Ylang-ylang dalam Aromaterapi dan Prospek Pengembangannnya di Indonesia. Di dalam: Prosiding Konferensi Nasional Minyak Atsiri 18-20 September 2006 . Solo.

Sunanto H. 2003. Budi Daya dan Penyulingan Kayu Putih. Yogyakarta: Kanisius.

Untung, O. 2009. Minyak Asiri, Vol 07. Jakarta: PT Trubus Swadaya.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2013.31.4.235-241

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN TERINDEKS DI:

Lebih banyak...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.