KUALITAS PAPAN ISOLASI DARI CAMPURAN KAYU MANGIUM (Acacia mangium Willd) DAN ARANG

Saptadi Darmawan

Abstract


Potensi kayu berdiameter kecil (<10cm) dari hutan tanaman cukup besar namun belum dimanfaatkan secara optimal. Sesungguhnya kayu tersebut dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan papan isolasi. Pada penelitian ini menggunakan kayu mangium (Acacia mangium) berdiameter kecil untuk dijadikan pulp, kemudian digunakan dalam pembuatan papan isolasi. Selanjutnya guna meningkatkan fungsi dari papan tersebut, tidak hanya sebagai insulation juga sebagai penyerap gas/uap, maka sebelum dibentuk lembaran papan, pulp mangium dicampur terlebih dahulu dengan arang serat (hasil pengarangan serat kayu mangium dan karet) pada beberapa komposisi yaitu 100:0, 90:10, 80:20 and 70:30 (w/w). Pulp mangium dibuat dengan proses soda panas terbuka. Kualitas papan isolasi yang dibuat telah memenuhi standar Jepang kecuali untuk pengembangan tebalnya. Berdasarkan nilai scoring, kerapatan, dan sifat fisik-mekanik papan isolasi serta dibandingkan dengan standar Jepang maka papan isolasi yang optimal diperoleh pada kontrol dan komposisi pulp dan arang 90:10. Sifat-sifat tersebut mengindikasikan bahwa kayu mangium berdiamater kecil dapat dibuat papan isolasi dengan kualitas yang baik.


Keywords


Kayu berdiameter kecil; hutan tanaman; pulp kayu mangium; arang serat; papan isolasi; daya serap terhadap gas/uap

References


Anonim. 1995. Standar Nasional Indonesia untuk Arang aktif teknis. SNI 06-3730-1995. Jakarta. Badan Standarisasi Nasional.

Anonim. 2003. Japanese Industrial Standard for Fibreboards No. A 5905. Japanese Standard Association.

Anonim. 2007. Percepatan hutan tanaman industri bisa pakai zonasi. Harian kompas, tanggal 19 April 2007 halaman 18. Jakarta.

Casey, J. P. 1980. Pupl and Paper: Chemistry and chemical technology. Interscience Publisher. New York.

Fengel, D. and G. Wegener. 1995. Kayu: Kimia, Ultrastruktur, Reaksi-reaksi. Terjemahan. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Hendra D., dan S. Darmawan. 2007. Sifat arang aktif dari tempurung kemiri. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 25(4): 291-302. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan. Bogor.

Hirizoglu, S. 2007. Composite panel manufacture from bamboo-rice straw-eucalyptus in Thailand. Makalah disampaikan pada Stadium General Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, 17 Januari 2007. Bogor.

Kim G.E. dan H.H. Lee. 2003. Properties of charcoal-fiber board by wet forming process. International Conference on Forest Products Better Utilization of Wood for Human, Earth and Future Vol.2. Proceeding of The IAWPS.

Matjik, A. A. dan Sumertajaya I. M. 2002. Perancangan Percobaan dengan Aplikasi SAS dan Minitab, Jilid I. IPB Press. Bogor.

Muller, E.A. and K.E. Gubbins. 1998. Molecular simulation study hydrophilic and hydrophobic behavior of activated carbon surfaces. Carbon 36(10): 1433-1438.

Park, S.B., Su-Won K., Jong-Young P., dan Jung-Kwan Roh. 2006. Physical and mechanical properties and formaldehyde emission of particleboard with bamboo charcoal. Journal of Forest Science 69:50-59.

Serrano, V.G., Ferrnando, P.A., Carlos, J.D.V., and Jose P.V. 1999. Formation of oxygen structures by air activation, A Study by FT-IR spectroscopy. Carbon 37: 1517-1528.

Suchsland, O. and D.E. Woodson. 1986. Fiberboard manufacturing practices in the United State. United States Department of Agriculture.

Tsoumis, G. 1991. Science and Technology of Wood : Structure Properties, Utilization. Van Nostrand Reinhold, New York.

Youngquist. 1987. Wood-based composites and panel product. Wood Hand Book : Wood as an Engineering Material. Forest Product Society, USA.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2009.27.4.291-302

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN INDEXED BY:

More...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.