ISOLASI DAN SELEKSI MIKROBA POTENSIAL SEBAGAI AKTIVATOR PENGOMPOSAN UNTUK MENDEKOMPOSISI LIMBAH KULIT MANGIUM

Gusmailina Gusmailina

Abstract


Kulit kayu merupakan limbah organik yang dapat dimanfaatkan kembali secara efektif dengan memberi perlakuan yang tepat. Beberapa jenis kulit kayu dapat menyebabkan racun bagi pertumbuhan akar tanaman,   sehingga harus diberi perlakuan terlebih dahulu sebelum digunakan. Salah cara adalah melalui pengomposan. Dalam proses tersebut diperlukan mikroorganisme sebagai aktivator yang berperan mendegradasi kulit kayu dalam waktu singkat. Kulit kayu yang telah terdekomposisi dan menjadi kompos selanjutnya dapat digunakan sebagai media tumbuh tanaman baik di persemaian mapun di lapangan. Penelitian bertujuan mencermati mikroba potensial efektif digunakan sebagai aktivator pada pengomposan limbah kulit Acacia mangium, meliputi tahapan eksplorasi, isolasi, dan seleksi mikroba yang terdapat pada limbah kulit tersebut. Isolasi mikroba dilakukan pada berbagai tempat habitat alami yaitu pada areal tumpukan kulit mangium di PT. TEL (Tanjung Enim Lestari) Pulp & Paper (Sumatera Selatan) dan PT. IKPP (Indah Kiat Pulp & Paper), Perawang (Riau). Hasil menunjukkan bahwa dari dua lokasi eksplorasi yang telah dilakukan, diperoleh 46 isolat mikroba yang terdiri dari 23 isolat fungi dan 23 isolat bakteri. Sebanyak 30 isolat (15 isolat fungi & 15 isolat bakteri) asal PT. TEL Palembang, dan 16 isolat (8 isolat fungi & 8 isolat bakteri) asal PT. IKPP, Perawang, Pekanbaru. Hampir semua isolat fungi positif mempunyai kemampuan menguraikan lignin dan selulosa dengan kecepatan sedang hingga cepat, sedangkan isolat bakteri yang diperoleh ternyata hanya bersifat pembusuk.   Diantara semua isolat yang diperoleh, terpilih 7 isolat fungi yang diperkirakan potensial efektif mewakili ke dua lokasi.


Keywords


Limbah kulit kayu; mangium; pelapukan; pengomposan; mikroba; isolat

References


Away, Yufnal dan Goenadi, D. H., 1995. Isolasi dan seleksi fungi pelapuk putih dari tandan kosong kelapa sawit. Menara Perkebunan. Jurnal Penelitian Bioteknologi Perkebunan. Tahun ke 63 No.3. Pusat Penelitian Bioteknologi Perkebunan. Bogor.

Away, Yufnal dan Goenadi, D. H., 1995. Pemanfaatan fungi pelapuk putih sebagai activator delignifikasi tandan kosong kelapa sawit dalam proses pembuatan pulp secara biokemis. Laporan Tahunan 1995 Pusat Penelitian Bioteknologi Perkebunan. Asosiasi Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Indonesia. Bogor.

Basuki, T. 1994. Biopulping, biobleaching dan biodegradasi limbah industri pulp kertas oleh jamur Basidiomycetes Phanerochaete chrysosporium. Laporan Penelitian PAU. Bioteknologi. Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Blanchette, R.A. dan T.A. Burnes, G.F. Leatham dan M.J. Effland (1988). Selection of white rot fungi for biopulping. Biomass, 15, 93-101.

Brundrett M, N. Bougher, B. Dell, T. Grove, and Malajczuk. 1996. Working with mycorrhizas in forestry and agriculture. ACIAR Monograph 32. 374 + p.

Flechter, A. 1986. Biodegradation of lignocellulosic materials. Microbial utilization of renewable resources. Vol. 5. Joint Seminar on Biotechnology, Osaka Japan, p. 283-290.

Gusmailina, S. Komarayati, G. Pari, dan D. Hendra. 2002. Kajian teknologi pengolahan arang dan limbah pengolahan pulp dan kertas di Sumatera Selatan. Prosiding Seminar Hasil Penelitian Teknologi Hasil Hutan. Bogor.

Hadiutomo, R. S. 1988. Metode metode untuk bakteriologi. PAU-IPB bekerjasama dengan Lembaga Sumberdaya Informasi-IPB. Bogor.

Handrech KA. and N.D. Black. 1984. Growing Media for Ornamental Plants and Turf. New South Wales University Press, Sydney.

Higuchi, T. 1985. Biosynthesis and Biodegradation of Wood Components. Academic Press, Inc. New York.

Judoamidjojo, R.M., E.G. Said dan L. Hartarto (1989). Biokonversi. PAU Bioteknologi, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Kirk, T. K. 1985. Lignin Biodegradation: the Microorganism Involved and Physiology and Biochemistry of Degradation by White-Rot Fungi. In Higuchi, T (ed). Biosynthesis and Biodegradation of wood Component. Academic Press, Inc., Orlando.

Kirk, T.K. dan K.E. Erikson (1989). Roles for biotechnology in manufacture. In Robert Frank (Ed). Worl pulp and paper technology 1990 - The international review for the pulp and paper industry. P. 23-29. London, Sterling publishing group PLC.

Kirk, T.K. and M. Shimada. 1984. Lignin Biodegradation: the Micro organisme Involved and the Physiology and Biochemistry of Degradation by White Rot Fungi. Academic Press, Inc. New York.

Kuntoro, S. (1985) Mikroba dan Hari Depan Manusia. Lembaga enerbitan Yayasan Padamu Negeri. Jakarta.

Kriangsek, M.U. , 1986. The Use of Chemical and Organic Fertilizer Rice-Fish Culture System. Unpublished MS Thesis. CLSU. Munos. Nueva Ecija. Philippines.

Moore, R.L., B.B. Basset dan M.J. Swit. 1979. Developments in the remazol brilliant blue dyeassay for studying the ecology of cellulose decomposition. Soil Biology and Biochemistry, 11:311-312.

Nishida, T., Y. Kashino, A. Mimura dan Y. Takahara. 1988. Lignin biodegradation by wood- rooting fungi. I. Screening oflignin degrading fungi. Mokuzai Gakkaishi, 34:530-536. Japan.

Panshin, A. J. Dan C. De Zeeuw. 1978. Textbook of Wood Technology 3rd ed. McGraw-Hill Book Company. New York.

Poincelot, R.P. dan P.R. Day. 1972. Simple dye release assay for determining cellulolitic activity of fungi. Appl. Microbiol. 23:875-879.

Rao, N.S Subha, 1994. Mikroorganisme Tanah dan Pertumbuhan Tanaman. Edisi Kedua. Penerbit Universitas Indonesia.

Rayner, A.D.M. dan L.I.Body. 1988. Fungal Decomposition of Wood. Its Biology and Ecology. John Wiley dan Sons. Nath Avon.557p.

Ruel, K dan F. Barnoud. 1985. Degradaton of Wood by Microorganisms. In T. Higuchi (ed). Byosynthetic and Biodefradation Wood Component. Academic Press, New York.

Soltes, J. 1983. Cellulose: Elusive Component of the Plant Cell Wall. In W.A. Cote (Ed). Biomass Utilization, p. 283-290. New York, Plenum Press.




DOI: https://doi.org/10.20886/jphh.2009.27.4.352-368

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JURNAL PENELITIAN HASIL HUTAN INDEXED BY:

More...


Copyright © 2015 | Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH, Journal of Forest Products Research)
eISSN : 2442-8957, pISSN : 0216-4329
JPHH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.